Adi Wibowo: Partai Gema Bangsa Siap Bertarung di 2029 dengan Semangat Desentralisasi

INFO GEMA NUSANTARA 

Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kota Bandung, Adi Wibowo, menegaskan bahwa deklarasi Partai Gema Bangsa menjadi momentum penting bagi kesiapan partai tersebut untuk berkompetisi pada Pemilu 2029 mendatang.

“Untuk acara deklarasi hari ini, artinya Gema Bangsa mulai menampakan kaki menjadi partai yang siap bertarung di 2029,” ujar Adi Wibowo usai menghadiri Deklarasi Partai Gema Bangsa yang digelar di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Adi menjelaskan, Gema Bangsa mendeklarasikan diri sebagai partai yang mengedepankan prinsip desentralisasi. Menurutnya, hal ini menjadi pembeda sekaligus alternatif di tengah praktik partai politik yang selama ini cenderung sentralistis.

“Hari ini Gema Bangsa mendeklarasikan bahwa kita menjadi partai satu satunya yang sentralisasi. Dengan desentralisasi, kita bisa menjadi salah satu partai alternatif bagi masyarakat, karena selama ini banyak partai yang tidak memberi ruang desentralisasi,” katanya.

Sebagai Ketua DPD Kota Bandung, Adi menilai wilayah Jawa Barat memiliki peran strategis. “Sebagai ketua DPD Kota Bandung, bagaimanapun Kota Bandung adalah barometer Jawa Barat, sementara Jawa Barat adalah barometer Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adi mengungkapkan antusiasme kader dari Kota Bandung yang hadir dalam deklarasi nasional tersebut. “Saya sendiri membawa anggota sekitar 260 orang. Alhamdulillah responsnya sangat baik, sehingga mereka datang ke sini semua,” ucapnya.

Ia juga membagikan pengalamannya di partai politik sebelumnya, yang menurutnya masih menerapkan sistem sentralisasi sehingga menyulitkan pengembangan kemandirian daerah. “Saya pernah mengalami di partai sebelumnya, dan memang sulit membangun wilayah secara mandiri. Padahal setiap wilayah itu berbeda-beda, ada yang perkotaan, ada yang nonperkotaan,” jelas Adi.

Menurutnya, daerah perkotaan seperti Bandung memiliki karakter ekonomi yang berbeda, yang lebih bertumpu pada sektor UMKM dibandingkan pertanian atau perikanan. Oleh karena itu, DPD Partai Gema Bangsa Kota Bandung telah menyiapkan program pembentukan koperasi rakyat.

“Di Kota Bandung, kita sudah membuat sistem dengan membentuk koperasi rakyat, sesuai dengan makna Gema Bangsa sebagai Gerakan Ekonomi Masyarakat Mandiri. Kita akan bangun di Kota Bandung agar masyarakat ikut serta dan berperan dalam membangun ekonomi kota,” tuturnya.

Adi berharap visi dan tujuan yang telah disampaikan Ketua Umum Partai Gema Bangsa dapat dijalankan secara konsisten di daerah. “Apa yang disampaikan ketua umum sangat jelas. Mudah-mudahan saya yang diberi amanah di Kota Bandung bisa menjalankan apa yang diinginkan, sehingga Gema Bangsa benar-benar menjadi partai yang mandiri,” katanya.

Saat ini, lanjut Adi, struktur partai di Kota Bandung telah terbentuk hingga tingkat kecamatan. “Di Kota Bandung, sudah terbentuk di 30 kecamatan. Alhamdulillah kita sangat terbuka. Partai ini milik kita bersama, bukan milik ketua,” tegasnya.

Ia menambahkan, Gema Bangsa hadir sebagai fasilitator perubahan. “Karena kalau tidak ada mereka, kita bukan siapa-siapa. Gema Bangsa hadir sebagai fasilitator untuk mengubah bangsa ini,” pungkasnya. (Yani Handayani/ Indah Dayu Novanty)

About Author